Friday, June 02, 2006

Dari Mana Memulai dan Kemana Kembali



TAPI, aku cuma gempa, yang singgah dari kota ke kota.

Mungkin dengan sedikit getar, jauh dari dalam tanah ini,
bisa sekejap mengingatkan, dari mana dulu kau memulai.

Tapi, aku cuma gempa, yang singgah dari kota ke kota.

Mungkin dengan gerak sebentar, jauh dari ulu bumi ini,
bisa sekedar mengabarkan, kemana nanti kau kembali.


Puisi Hasan Aspahani

Thursday, June 01, 2006

Jawaban Praktis-Ilmiah Gempa Jogja–Jateng 27 Mei 2006

Oleh: PERHIMAGI (Persatuan Himpunan Mahasiswa Geologi Indonesia) Jogja, IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) DIY/Jateng, dan Yayasan Harinjing Lestari AMC (Adventurers & Mountain Climbers) Malang/Jakarta

Apa yang menyebabkan Gempa Yogja-Jateng 27 Mei 2006 kemarin?
· Kegiatan Gunung Merapi (Komisi Tektonik PP-IAGI)
· Gerakan Lempeng Bumi Di Laut Selatan Yogja (BMG)
· Gerakan Patahan Lapisan Bumi Yang Memanjang Dari Bantul Sampai Klaten (BG-ESDM)

Koq Jogja Bisa Kena Gempa to ?

Daerah-daerah Indonesia di sepanjang Pantai Barat Sumatra, Pantai Selatan Jawa, Bali, Nusa-Tenggara, Maluku, Sulawesi, utara Papua, semuanya pernah dan selalu punya peluang terkena gempa, termasuk Yogja.

Hal tersebut disebabkan oleh posisi tektonik sebagian besar daerah Indonesia yang berada di pertemuan lempeng-lempeng besar dunia yang selalu bergerak satu dengan lainnya; dan juga berada pada jalur gunung api aktif dunia.

Apakah kejadian gempa tersebut sudah diketahui sebelumnya melalui ilmu pengetahuan? (1)

"Peluang" untuk terjadi sudah diketahui oleh para ahli
"Kapan waktu tepatnya" untuk terjadi -> Ilmu Pengetahuan hanya dapat mengira-ngira dalam rentang waktu panjang (50 tahunan, 100 – 300 tahunan)

Apakah kejadian gempa tersebut sudah diketahui sebelumnya melalui ilmu pengetahuan? (2)

Sampai saat ini di seluruh dunia: tidak ada satupun ahli kebumian yang dapat menentukan tahun berapa suatu gempa besar akan terjadi di suatu tempat, apalagi sampai menyebutkan bulan, tanggal, dan jam.
Jadi kalau ada isu yang menyebutkan uraian rinci seperti itu berarti itu adalah isu yang tidak berdasar pada ilmu pengetahuan kebumian yang benar jangan dipercaya !!!

Apakah gempa besar seperti kemaren itu bisa terjadi lagi di Jogja-Jateng ? (1)

Kecil sekali peluangnya untuk terjadi lagi dalam waktu kurang dari 50 tahun mendatang
Sejarah kejadian gempabumi merusak di Wilayah Yogyakarta:
–1867: 372 rumah roboh, 5 orang meninggal
–1943: 2800 rumah hancur, 213 orang meninggal, 2096 orang luka
–1981: dinding Hotel Ambarukmo retak-retak
–2006: 6.234 orang meninggal, > 50.000 luka-luka, > 70.000 bangunan rusak/ambruk

Apakah gempa besar seperti kemarin itu bisa terjadi lagi di Jogja-Jateng? (2)

Terjadinya gempa-gempa besar di lokasi yang sama berulang dalam rentang waktu > 50 tahun (bahkan bisa 100-300 tahunan) sehingga seringkali "terlupakan" oleh individu perorangan, kelompok, bahkan oleh negara yang harusnya melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan "jangka sangat panjang"
Ceritakan ini semua ke anak-cucu sehingga generasi mendatang (50-100 tahun lagi) lebih waspada dan berhati-hati dalam mencegah bencananya (bukan mencegah gempa-nya, karena gempa tidak bisa dicegah)

Kapan rangkaian gempa di Jogja& Jateng ini selesai ?

Gempa susulan di Aceh (yang gempa utama-nya s/d skala 9.1 SR) berlangsung sampai dengan 2-3 bulan.
Karena gempa utama Yogja-Jateng ini skalanya lebih kecil (5.9 - 6.1 SR), maka tentunya gempa-gempa susulan-nya diharapkan berlangsung lebih singkat dari yang terjadi di Aceh. Kemungkinan kurang dari 2 bulan.
Kalau ingin memperbaiki rumah menjadi permanen: jangan dulu dilaksanakan dalam 2 bulan kedepan. Setelah 2 bulan: cukup aman untuk membangun kembali rumah/bangunan yang rusak.
Untuk sementara waktu tinggal / beraktifitas di bangunan-bangunan sementara.
Oleh karenanya, pemerintahkan mencanangkan kondisi darurat selama 3 bulan dari 27 Mei 2006 kemarin.

Tsunami apa benar bisa terjadi di Jogja-Jateng? (1)

Untuk gempa 27 Mei 2006 yang lalu Tsunami TIDAK TERJADI, demikian pula dengan gempa-gempa susulan s/d 2 bulan ke depan: TIDAK AKAN ADA TSUNAMI yang menyertainya.
Tsunami bisa terjadi di sepanjang pantai selatan Jawa Tengah dan Yogja apabila ada gempa besar (> 7 SR) di Laut Selatan yang diakibatkan oleh gerakan lempeng yang diikuti oleh "patahan naik"

Tsunami apa benar bisa terjadi di Jogja-Jateng? (2)

KAPAN?? … sampai sekarang tidak ada yang dapat meramalkan, tergantung dari terjadinya kembali gempa-gempa besar di selatan Jawa Tengah / Yogja tersebut.
Karena tidak bisa meramalkan secara tepat WAKTU-nya, maka yang paling benar adalah MEMPERSIAPKAN DIRI (Lingkungan, Kabupaten, Provinsi, Negara) untuk menghadapinya sewaktu-waktu dengan:
1. Perencanaan pembangunan wilayah yang benar dan aman
2. Penerapan kode bangunan yang benar dalam pembangunan infrastruktur
3. Penelitian gempa – tsunami yang intensif
4. Terus menerus menceritakan / sosialisasi tentang cara pencegahan bencana – penyelamatan diri di berbagai lingkungan (pendidikan, masyarakat, pemerintahan dsb)

Apakah gempa 27 Mei 2006 bisa memicu Gn.Merapi meletus (lebih kuat)?

Kemungkinan-nya 50-50.
Sesaat setelah gempa 27 Mei, s/d 3 hari kemudian merapi menunjukkan aktifitas guguran lava yang makin meningkat.
Apabila aktifitas tersebut makin meningkat dalam 7 hari kedepan, maka memang letusan merapi harus diwaspadai à cari informasi segera dari BPPTK Yogja (Pak Ratdomo Purbo dkk).
Apabila dalam 7-10 hari kedepan ada kecenderungan menurun, maka berarti magma yang akan dimuntahkan merapi dipindahkan di bawah permukaan bumi mengisi ruangan-ruangan kosong yang diciptakan oleh gempa yang lalu.

Nomer-nomer Telepon yang bisa dihubungi untuk pertanyaan seputar geologi-geofisika gempa 27 mei 2006

1.PERHIMAGI (Persatuan Himpunan Mahasiswa Geologi Indonesia) YOGJA:
–Adeni (081332052852) – Purnama (081578771832) – Farid (08522836510)
2. IAGI (IKATAN AHLI GEOLOGI) DIY/JATENG
–Dr. Sari Bahagiarti (08122782595) –D r. Dwikorita Karnawati (0811286756)
–Agus Hendratno, ST., MT. (08156868523) –Hill Gendoet Hartono, ST., MT (08164222011)
3. YAYASAN HARINJING LESTARI AMC MALANG – JAKARTA
–Ir. Agoes Tirto BSc., MT (085234599669) – Dr. Andang Bachtiar (0816743904)

Jaringan Relawan Jogjakarta

Bersama dengan teman-teman yang lain, lokasi pos koordinasi yang beberapa hari ini berada di rumah Pak Djuwandi (bapaknya Hasto) di Krapyak, sekarang menempati lokasi di Jalan Krasak. Yaitu sebelah timur stadion Kridosono-Kota Baru Jogjakarta. Atau di sebelah selatan Gedung pertemuan Korem 072 Pamungkas.

Koordinasi yang dilakukan di situ adalah yang tergabung dalam Jaringan Relawan Jogja (JRJ), yang bekerja sama dengan Jaringan Relawan Kemanusiaan pimpinan romo Sandyawan SJ.

Selain fokus jangka pendek dan menengah yang pada tingkat praktis melakukan pendataan serta pendistribusian kebutuhan korban, pada jangka panjang juga melakukan upaya rehabilitasi (dan juga bersifat preventive) mental masyarakat.

Sebab belajar dari kasus Aceh paska bencana, di sana dikabarkan bahwa mentalitas kebersamaan dan sepenanggungan ternyata justru semakin mengecil. Untuk tidak disebut hilang. Sebagai contoh, harga kontrakan rumah yang sangat-sangat sederhana sekalipun bisa lebih mahal daripada tarip menginap di hotel berbintang. Semua yang berkaitan dengan kebutuhan paska bencana dijadikan komoditas ekonomi.

Demikian tambahan info ini. Apabila kiranya di antara sodara-sodara ada yang berkeinginan untuk turut memberikan sumbangan tetapi belum memiliki gambaran atau peta maupun data lapangan bisa menghubungi JRJ. Demikian pula jika membutuhkan penyaluran sumbangan.
Untuk Kontak JRJ masih sama. Via Pak Hasto atau saya.

Terima Kasih.

Budi Pran

Kontak Person Jaringan Relawan Jogjakarta
Hasto : 08122743726,
Budi Pran : 02747441161 (Flexi)

Elcid li menambahkan:

...saya kemarin sms Ches-Catur...studio video editing miliknya rubuh beserta rumahnya...tapi dia beserta sekeluarganya selamat....

Apa ada yang tahu kabar dari kondisi dari Indah...Istri dari (Almarhum) Marcel (Fisip 94)...besertaputra mereka...bagaimana?Kepada Pak Anton, Bu Yunita, para mahasiswa dan dosen yang kehilangan rumah...dari jauh saya turut prihatin...untuk rekan Uus...yang kehilangan Ibu dan adiknya saya turut berduka cita.

Salam,
Elcid

Wednesday, May 31, 2006

Media Center Sonora Jogjakarta

Radio Sonora Jogjakarta menjadi salah satu pusat informasi (media center) gempa di Jogjakarta.
Saat ini sedang disiapkan situs web di http://sonorajogjamediacenter.org
Bagi teman-teman yang ingin berbagi informasi bisa kontak Sonora Jogja :
SMS : 0817-548-3200

Studio : 450363 / 450364
Telepon: 08122873974; 081325886447; 081325886448

Untuk Keluarga Besar FISIP UAJY

Kepada
Yth. Keluarga Besar FISIP

Kami sampaikan berita/kabar terbaru berkaitan dengan terjadinya musibah gempa pada 27 Mei 2006.

Daftar mahasiswa FISIP yang rumahnya roboh/ rusak berat, terkena gempa :
1. Dimas Mada
2. L. Juni Andi Prasetya
3. Kishi Talitha Hidayat Halim
4. Trisna Prasida Putra
5. Gabriella Pipit Lina
6. Amelia Kariningtyas Purba
7. Albertus Eko Dibyoning Putra
8. Lusia Sari Dewajati
9. Beppo Handi
10. Florentina Lolla Via Niva
11. Nilam Nurraya
12. Ni Luh Ratih Maha Rani

Daftar karyawan FISIP yang rumahnya terkena gempa
1. Setio Budi HH, M.Si., teras rusak
2. Pappilon H.M, M.Si., teras rusak
3. Dra. Yudi P, M.Si., rumah bagian belakanh temboknya roboh
4. Drs. M. Antonius Birowo, MA., rumahnya roboh
5. Yunita Wahyuningrum, M.Si., rumahnya roboh
6. Agus (Pab AV), rumah mertua roboh.

Kondisi Gedung FISIP
Kondisi gedung FISIP sampai saat ini strukturnya aman (menurut informasi sementara dari Tim Penilai Kelayakan Gedung), akan tetapi retak-retak di dindingnya.

Aktivitas akademik baru di mulai kembali pada , Senin, 5 Juni 2006, meskipun karyawan dan dosen sudah mulai beraktivitas per 1 Juni 2006, mohon doa untuk keselamatan kita.


Salam,
Wakil Dekan II,


F. Anita Herawati, M.Si.